Adi Darma Digantikan Istri di Pilkada Bontang Ini Kata Ketua PKB Kaltim

30 مايو، 2021 0 Comments

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Ketua Dewan Pengurus Kawasan (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kaltim Syafruddin mengatakan pihaknya sedang membahas pengganti Adi Darma di Pilkada Bontang yang meninggal dunia akibat COVID-19.

Namun, dikala ini PKB bersama PDI Perjuangan yang mengusung Adi Darma-Basri Rase masih berduka atas meninggalnya Adi Darma. Jadi, masih fokus progres pemakaman dilaksanakan pihak keluarga.

“Dalam waktu dekat akan kita bahas dengan partai koalisi ialah PDIP dan kita ikut serta berduka atas berpulangnya Pak Adi Darma dan saat ini masih suasana duka jadi kita fokus dulu untuk cara kerja pemakaman,” kata Udin sapaan akrab Syafruddin dihubungi media ini.

Dikatakan Udin, kemungkinan dua hari ke depan akan diagendakan pembahasan perihal pengganti Adi Darma. “Dalam satu dua hari ke depan akan kita putuskan siapa pengganti mendiang,” katanya.

Meninggalnya Adi Darma ikut memicu munculnya nama istri dari almarhum yaitu Hj Najirah sebagai pengganti Calon Wali Kota Bontang.

Jikalau benar, karenanya keadaan di Bontang nyaris menduplikasi keadaan Pilkada di Kabupaten Berau. Di mana mendiang Bupati Muharram digantikan oleh istrinya, Sri Juniarsih Maksir. Di Bumi Batiwakkal, ada dua srikandi bertarung. Sama-sama mantan istri bupati. Sri Juniarsih versus Seri Marawiah.

Cerita Bontang mungkin sedikit berbeda. Melainkan, bila Hj Najirah jadi substitusi Adi Darma, karenanya akan berhadapan dengan Neni Moerniani. Dua srikandi juga bakal saling berhadapan. Sama-sama mantan istri Wali Kota Bontang. Bedanya, ketika ini Neni adalah calon wali kota petahana.

Soal ini, apa kata Udin? “Opsinya sudah ada tetapi belum elok kita bahas karena seluruh masih dalam suasana kesedihan termasuk memasangkan istri almarhum dengan Basri Rasse yakni salah satu pilihannya, namun masih ada pilihan lain tergantung kesepakatan partai koalisi,” kata Udin.

Almarhum Adi Darma di mata Udin yakni sosok yang santun dan paling ramah terhadap siapa saja. Sehingga seluruh pihak gampang berkomunikasi dengan almarhum.

“Beliau orang bagus dan tak pernah mengontrol ruang komunikasi dengan siapa saja tanpa mengenal umur dan beliau orangnya ramah serta santun,” katanya.

Lebih lanjut, Udin menyatakan kemauan Adi Darma dikala maju di Pilkada Bontang agar masyarakat konsisten menjaga persatuan dan kebersamaan.

“Harapan beliau semoga warga Bontang tidak menjadikan Pilkada untuk tak menjaga kebersamaan. Karena Pilkada itu momentum lima tahunan sebagai konsekuensi dari demokrasi dan beliau mengajak warga supaya terus merawat kebersamaan sebagai bentuk kecintaan kepada kota Bontang dan berbeda opsi itu hal yang awam,” kata Udin.

For those who have virtually any inquiries about where by as well as the way to make use of berita bontang post,, you possibly can e mail us on our page.

اترك تعليقاً

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول الإلزامية مشار إليها بـ *